Rabu, 29 Juli 2020

MAKAM BELANDA TANPA KISAH DI KARANG KEMIRI

Dalam artikel sebelumnya, penulis telah menyampaikan penemuan keberadaan makam Tirtokusumo dan Iskandar Tirtokusumo di Desa Karang Kemiri melalui sebuah pembacaan surat kabar berbahasa Belanda yang melaporkan suasana duka dan penguburan alm. Iskandar Titokusumo. Nama Desa Karang Kemiri disebutkan sebagai tempat pemakaman dalam surat kabar tersebut. Setelah melalui penelurusan dan pencarian yang tidak terlalu sulit, lokasi makam tersebut berhasil ditemukan (Teguh Hindarto, Mencari Makam Tirtoekoesoemo di Desa Karang Kemiri - https://www.qureta.com).

Senin, 27 Juli 2020

WABAH MALARIA DI KEBUMEN 1926 DAN 1941


Sebuah berita bertajuk, Malaria Epidemie te Keboemen yang dimuat harian De Locomotief (14 Mei 1926) melaporkan wabah malaria yang memakan korban banyak penduduk Kebumen khususnya di kawasan selatan.

Kamis, 25 Juni 2020

KETIKA GOMBONG SEBUAH DISTRIK KABUPATEN KARANGANYAR



Satu kalimat saja saat saya menyempatkan membaca buku baru karya Sigit Asmodiwongso dengan judul, “Ngomong Gombong: Remah Sejarah Kota 1830-1942” (Tapak Publishing, 2020) yaitu buku serius yang berbicara mengenai Gombong namun dengan bahasa populer dan tidak perlu terlalu banyak mengernyitkan kening.

GEMPA BUMI (AARDBEVING) DI KEBUMEN 1898


Jika dalam tulisan sebelumnya penulis telah menderetkan sejumlah peristiwa bencana alam berupa banjir yang terjadi wilayah Kebumen dari tahun 1895, 1904, 1928, 1937 dalam artikel berjudul, "Bencana Alam dan Pemahaman Pola Historis Kebencanaan - https://historyandlegacy-kebumen.blogspot.com), maka kali ini penulis akan mengajak para pembaca melihat apa yang terjadi peristiwa bencana alam lain yaitu gempa bumi yang cukup merusakn beberapa infrastruktur di Kebumen pada tahun 1898.

Sabtu, 30 Mei 2020

GERAKAN SANTANA (SANTANA BEWEGING) DI GOMBONG


Sebuah bangunan megah berbentuk candi berdiri di Kelurahan Wonokriyo, Kecamatan Gombong. Tidak jauh dari lokasi tersebut berdiri patung seorang lelaki berpakaian tradisional Jawa dengan mengenakan blangkon.

Minggu, 17 Mei 2020

MENGENAL ISKANDAR TIRTOEKOEOSOEMO:Penerima Song Song Kuning dan Pendiri Ziekenhuis Nirmolo

Dalam artikel sebelumnya dengan judul, “Mengenang Tirtoekoesoemo: Ketua Pertama Boedi Oetomo” (Qureta.com) penulis telah memberikan deskripsi singkat mengenai Bupati Karanganyar (yang kelak dihapuskan dan Tahun 1936 menjadi bagian wilayah Kebumen) bernama R.A.A. Tirtoekoesoemo yang juga adalah seorang ketua pertama Boedi Oetomo.

Kamis, 14 Mei 2020

LOMBA PACUAN KUDA DI KARANGANYAR LAMA

Ilustrasi: Lapangan Kuda Tegalega, Bandung 1920
https://www.nederlandsfotomuseum.nl

Jika dalam tulisan sebelumnya penulis menjelaskan mengenai keberadaan jenis ternak sapi unggulan di Kebumen yaitu sapi Bengala yang sekarang dikenal dengan sebutan Ongole dan keterkaitan upacara Baritan di Mirit yang pernah berjaya di tahun 1915-an (Teguh Hindarto, Baritan dan Jejak Tradisi Yang Hilang – Qureta.com), maka kali ini kita akan melihat jenis ternak lain yang menjadi simbol dan ketangguhan yaitu kuda. Namun bukan di Mirit melainkan di Kabupaten Karanganyar.