Sebelum kebijakan Politik Etis (Etische
Politiek) diterapkan di Hindia Belanda, kebijakan pendidikan lebih ditekankan
untuk menghasilkan tenaga terdidik yang dapat memenuhi kebutuhan dan
kepentingan kolonial semata-mata. Namun sejak tahun 1901 ketika kebijakan
Politik Etis diterapkan di Hindia Belanda, arah perubahan kebijakan pendidikan
bukan sekedar melayani kepentingan kolonial namun berupaya untuk meningkatkan
taraf hidup dan kesejahteraan rakyat Hindia Belanda (Sejarah Pendidikan di
Indonesia Zaman Penjajahan, 1993:73-74).






