Sabtu, 30 Maret 2024

GAMBAR IDOEP DI KOTA KITA

Melacak Film dan Bioskop di Kebumen, Gombong, Karanganyar Tahun 1900-an

Sejak diperkenalkannya film (masih tanpa suara atau film bisu) pada 28 Desember  1895 di Paris, Prancis maka berbagai negara berlomba-lomba untuk memproduksi film baik di Amerika, maupun Eropa termasuk Belanda.

Selasa, 19 Maret 2024

DEWAN KABUPATEN ERA KOLONIAL DI KEBUMEN DAN KARANGANYAR 1929-1937

Sejak dikeluarkannya Bestuurshevorming Ordonnantie/Undang-undang Penyesuaian Pemerintahan (Statblad 1922/No 216) maka lahirlah apa yang disebut Provincie Ordonnantie/Undang-Undang Provinsi (Statblad 1924/No 78) yang menghasilkan pembagian Jawa menjadi 3 provinsi. Daerah-daerah yang semula disebut Gewesten, Plaatsen serta Gemeenten harus dijadikan Provincien, Regentschapen serta Stadsgemeenten (Jawa dibagi menjadi West Java (Jawa Barat), Midden Java (Jawa Tengah) serta Oost Java (Jawa Timur).

Rabu, 21 Februari 2024

PECINAN GOMBONG DALAM KEGIATAN P5 SMP PIUS BAKTI UTAMA GOMBONG

Pagi hari (12 Feb) nampak anak-anak SMP PIUS Bakti Utama, Gombong berbaris dari sekolah menuju kawasan Pecinan Gombong yang meliputi Jl. Sempor lama dan sekitarnya.

Kamis, 23 November 2023

RENCANA PABRIK GULA DI WONOKRIYO DAN SRUWENG TAHUN 1909 DAN 1926

Gula (sebagaimana kopi,teh,kayu manis,lada dsj) merupakan komoditas primadona di era Hindia Belanda. Tidak mengherankan jika kita mendapati berbagai peninggalan pabrik gula, baik yang sudah tidak berfungsi maupun yang masih berfungsi sampai hari ini dari era Hindia Belanda yang tersebar khususnya di Jawa.

Selasa, 14 November 2023

SEMUA TENTANG JENG YAH (Review Novel "Gadis Kretek")

“Yah kan sudah gadis, Pak. Malu kalau mukaku ditaruh di etiket”

“Gadis?”

“Iya…” Dasiyah merunduk seperti kembang sepatu. Malu-malu.

“Kamu…memang sudah jadi gadis. Gadis kretekku”

“Apa Pak?”

“Bapak tahu, nama dagangnya Kretek Gadis!”

(Gadis Kretek, 2019:149)

Jumat, 27 Oktober 2023

RUMAH TUA DI MASA JAYA HALTE KERETA

Sebuah bangunan tua nampak menarik perhatian penulis saat sedang melintasi sebuah jalan desa menuju Desa Wonocolo, Kecamatan Prembun. Lokasinya berada di selatan rel kereta api persis dan di sebelah timur Stasiun Prembun.

Sabtu, 14 Oktober 2023

HOTEL BESAR PURWOKERTO : MELINTASI ZAMAN KOLONIAL HINGGA MASA KINI

Ketika Perang Jawa berakhir (1830) Banyumas yang merupakan wilayah Mancanegara Kilen Kasunanan dan Kasultanan diambil oleh pemerintahan Hindia Belanda (sebagaimana Bagelen) dan menjadi sebuah wilayah karesidenan. Sesuai surat keputusan 18 Desember 1830 yang ditandatangani Gubernur Jendral Johanes De Graaf Van Den Bosch, direncanakan Karesidenan Banyumas akan dibagi  4 Afdeeling yaitu Banyumas, Ajibarang, Purbalingga, Dayeuluhur.