Dua bulan menjelang penghapusan status Karanganyar sebagai kabupaten, pada bulan oktober 1935 terjadi keramaian luar biasa di Karanganyar khususnya di alun-alun. Sebuah berita berjudul, De Faroka Sportwedstrijden te Karanganjar menuliskan, "Antusiasme yang tinggi (groote animo) terhadap perlombaan olahraga yang diselenggarakan oleh N. V. Faroka di bawah arahan Bapak E. Steevensa, untuk kepentingan Pasar Malem Dari divisi Asib yang baru dibentuk" (Algemeen Handelsblad, 29 Oktober 1935).






